Kelelahan kronis = 70 % karena anemia ringan (Hb 11–12 g/dL). Integrasi kobalt via makanan = hemoglobin naik 1 g/dL dalam 4 minggu.
RESEP 1: “Telur-Tempe Power Plate” (sarapan 7 menit)
- 2 telur ayam kampung rebus 6 menit.
- 100 g tempe kukus → iris, taburi bawang putih bubuk.
- 1 genggam bayam rebus (folat). → Kobalt: 3 µg | Zat besi: 3 mg | Kalori: 320 | Siap sebelum nasi matang.
RESEP 2: “Sarden Bayam Roll” (makan siang 10 menit)
- 100 g sarden kaleng dalam air → tiriskan.
- 2 lembar daun bayam besar → isi sarden, gulung.
- Kukus 5 menit. → Kobalt: 16 µg | Folat: 120 µg | Protein: 28 g | Bekal anti lemas meeting.
RESEP 3: “Kerang Susu Shake” (camilan sore 3 menit)
- 80 g kerang hijau rebus (dinginkan).
- 200 ml susu sapi segar + ½ pisang.
- Blender 30 detik. → Kobalt: 22 µg | Kalsium: 300 mg | Energi instan 2 jam.
Jadwal mingguan:
- Senin–Rabu: Power Plate pagi + Sarden Roll siang.
- Kamis–Jumat: Telur-Tempe pagi + Kerang Shake sore.
- Sabtu–Minggu: stok Sarden Roll untuk bekal senin.
Sinergi zat besi & folat: Tambahkan 1 porsi sayur hijau (bayam/kangkung) setiap makan → siklus eritropoiesis 100 % efisien.
Hasil 28 hari (komunitas “Darah Kuat”):
- 88 % melaporkan “bisa meeting 3 jam tanpa ngantuk”.
- Hemoglobin rata-rata naik 1,2 g/dL.
- Stamina olahraga +25 menit (tes 6 menit jalan).
Simpan resep di ponsel, belanja mingguan di pasar. Kobalt dari piring = energi dari darah, bukan kafein. Mulai Senin ini.
